Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis

Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis - Apa yang Anda ketahui mengenai Business Plan? Apakah hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh banyak orang? Ya, Business Plan atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan Rencana Bisnis ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dikuasai oleh seorang calon enterpreneur atau wirausaha.

Rencana bisnis ini sendiri menjadi salah satu faktor penting yang harus dilakukan, sebab hal ini sangat berkaitan erat dengan tahapan awal bagi para pengusaha untuk menjalankan sebuah bisnis

Pengertian lengkap dari Business Plan sendiri yaitu, sebuah rancangan pelaksanaan dari suatu usaha secara menyeluruh yang mencakup semua aspek di dalam pelaksanaan dari usaha atau bisnis yang ingin dikembangkan tersebut. Jadi, Business Plan ini sangat umum digunakan oleh para pengelola usaha bisnis untuk menjalankan usahanya.

Rencana bisnis sendiri bahkan sangat memungkinkan untuk digunakan sebagai suatu pernyataan formal dan tertulis mengenai tujuan-tujuan dari sebuah bisnis dan bagaimana cara untuk mencapai dan mewujudkan tujuan tersebut.

Kenyataannya, banyak dari calon pengusaha yang pernah gagal dalam membuat sebuah rencana bisnis atau business plan pada saat dirinya akan terjun dalam dunia bisnis.

Beberapa orang meyakini bahwa dalam menjalankan bisnis salah satu hal yang harus dimiliki adalah prinsip "jalankan saja" atau "just do it". Ya, hal tersebut memang benar adanya. Namun, menjalankan suatu hal tanpa disertai dengan sebuah rencana adalah perbuatan yang kurang bijak.

Akan tetapi, belum ada kepastian juga bahwa dengan membuat rencana bisnis atau business plan maka bisnis yang Anda jalankan dapat tergaransi apabila mengalami resiko dari sebuah usaha yaitu kerugian.

Tujuan Membuat Bisnis Plan atau Rencana Bisnis

Lalu, apa sebenarnya tujuan utama dari dibuatnya rencana bisnis ini? Apakah tujuan tersebut juga dapat mendatangkan keuntungan bagi para calon pengusaha? Ini dia jawabannya.

1. Dapat digunakan sebagai Blue Print atau cetak biru dari bisnis yang dijalankan.
Rencana bisnis yang dibuat oleh seorang calon pengusaha dapat digunakan sebagai cetak biru yang berisi seluruh informasi mengenai segala rencana dan tujuan dari bisnis yang akan dikembangkan.

Beberapa diantaranya seperti visi dan misi dari perusahaan, bagaimana cara untuk memenuhi tujuan utama dari pembuatan bisnis, hingga perkiraan waktu dari bisnis tersebut, kapan ia mampu mencapai tujuan.

Selain itu, cetak biru ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kejelasan dari bisnis yang akan dikerjakan, mengetahui struktur dan strategi yang akan dikembangkan pada bisnis tersebut, berisi penjelasan detail mengenai pasar dalam bisnis yang dikerjakan hingga digunakan untuk mengetahui informasi mengenai bagaimana bisnis tersebut akan dipasarkan.

2. Dapat digunakan sebagai alat untuk mendapatkan sumber peminjaman dana.
Sumber peminjaman dana dari pihak ketiga seperti perbankan, investor atau modal ventura bisa didapatkan oleh seorang calon pengusaha apabila Ia memiliki rencana bisnis.

Sebab, untuk mendapatkan sebuah pinjaman dana, maka para calon pengusaha tersebut harus memiliki dokumentasi tertulis mengenai bisnis yang akan dikembangkan. Oleh karena itu, rencana bisnis disini dapat digunakan sebagai alat yang dapat menarik minat dari penanam modal untuk memberikan pinjaman dana. Karena pada rencana bisnis inilah penanam modal akan mengetahui rencana jangka panjang dari bisnis yang ingin ditanami modal tersebut.

Berbicara mengenai business plan, tidak lengkap rasanya apabila tidak mendalami cara pembuatan dan contoh dari suatu rencana bisnis. Lalu seperti apakah contoh dari rencana bisnis dan bagaimanakah cara untuk membuat rencana bisnis yang baik dan benar?

Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis

Untuk membuat sebuah rencana bisnis, tentu seorang pengusaha harus mengikuti aturan atau struktur yang telah ditetapkan dalam pembuatan sebuah rencana bisnis. Berikut akan dibahas mengenai contoh rencana bisnis dengan urutan pembuatan dan struktur yang baik dan benar dari sebuah business plan.

1. Rencana Eksekutif
Pada suatu rencana bisnis, hal yang pertama dan paling utama serta biasa terletak pada halaman awal dari sebuah rencana bisnis adalah halaman yang membahas mengenai rencana eksekutif.

Pada halaman rencana eksekutif ini, para pengusaha harus mampu bercerita dan menjelaskan secara detail tentang bisnis yang ingin dijalankan. Diantaranya, para calon pengusaha dapat mengisi halaman rencana eksekutif ini dengan informasi seputar deskripsi ringkas dari bisnis yang akan dikembangkan, inovasi yang didapatkan, serta kapan bisnis tersebut akan diluncurkan.

Selain berisi hal penting mengenai gambaran umum dari bisnis yang ingin dijalankan, pada rencana eksekutif ini juga para calon pengusaha harus berusaha untuk membuat informasi yang disajikan tersebut menjadi suatu informasi yang menarik untuk dibaca.

Hal tersebut berguna untuk menarik minat para pembaca untuk membaca lebih lanjut pada halaman berikutnya. Usahakan, pada bagian rencana eksekutif ini dibuat maksimal 2 halaman saja, agar informasi yang disajikan juga tidak terkesan bertele-tele.

2. Latar belakang
Pada halaman latar belakang, para pembaca dapat menemukan poin-poin penting yang harus disajikan oleh seorang calon pengusaha pada rencana bisnis yang dibuatnya. Pada latar belakang ini juga, para calon pengusaha akan menghadirkan informasi seputar bagaimana bisnis tersebut akan dijalankan.

Mulai dari sejarah, pihak-pihak yang dimungkinkan akan terlibat serta bertanggung jawab selama proses bisnis berlangsung, kondisi keuangan baik pada awal pembuatan usaha maupun jangka panjang atau pada waktu yang akan datang, rencana pengembangan yang akan dilakukan, produk atau jasa yang dihasilkan, penjelasan tentang usaha yang akan dikembangkan hingga penjelasan detail tentang produk dan lokasi bisnis tersebut akan dijalankan.

3. Analisa Pemasaran
Selanjutnya, pada bab ketiga di dalam sebuah rencana bisnis harus mengandung analisis mengenai pemasaran yang akan dilakukan. Didalamnya para calon pengusaha harus menghadirkan berbagai informasi, seperti detail mengenai siapa yang akan menjadi konsumen atau target dari barang atau jasa dari usaha yang akan dikembangkan, berisi analisa kuantitatif dan kualitatif, karakteristik dari para konsumen, tingkat persaingan yang mungkin akan dialami hingga strategi harga serta strategi promosi atau iklan yang akan digunakan.

Pada bagian ini juga, para calon pengusaha dapat menjelaskan tentang bagaimana produk tersebut dibuat serta kemasan dan berapa besar harga dari produk atau jasa tersebut akan ditetapkan.

Mengenai tahap promosi penjualan, pada bagian analisa pemasaran ini, para calon pengusaha dapat menghadirkan informasi seputar strategi promosi yang akan dilakukan, slogan lalu dana yang dibutuhkan untuk keberlangusngan promosi serta menyebutkan satu persatu media mana yang ingin digunakan untuk mempromosikan produk yang dibuat.

4. Analisa Produk
Pada halaman berikutnya, para calon pengusaha harus menghadirkan analisa produk yang umumnya berisi informasi mengenai bagaimana detail dari produk atau jasa yang ingin dikembangkan.

Biasanya, pada bab ini juga, para calon pengusaha dapat menjabarkan secara rinci mengenai produk apa yang ingin mereka pasarkan tersebut.

5. Analisa Manajemen
Disinilah Anda sebagai calon pengusaha harus menjabarkan tentang bagaimana struktur manajemen dari bisnis yang ingin Anda mulai.

Biasanya pada bab ini, Anda harus mengisikan poin-poin penting diantaranya adalah struktur organisasi dan detail dari manajemen bisnis.

6. Analisa keuangan
Final dari susunan rencana bisnis yang baik dan benar adalah analisa keuangan. Pada bab ini, para calon pengusaha harus membuat rincian mengenai kondisi keuangan perusahaan pada awal memulai bisnis hingga proyeksi keuangan di masa depan.

Biasanya, di dalam bab ini dapat ditemukan informasi seperti perkiraan pendapatan, modal yang dimiliki, besar dana yang dibutuhkan serta biaya operasional sehari-hari.

Maka dari itu, para calon pengusaha harus berusaha menghadirkan beberapa informasi tersebut untuk mendapatkan kepercayaan dari para penanam modal serta mampu mencapai target yang diinginkan.

Demikianlah Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis ini. Semoga bermanfaat buat sobat UangMania.

Dapatkan update artikel teknologi terbaru dari kami via email:

0 Response to "Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel