Skip to main content

8 Tips Investasi Reksadana Bagi Pemula

8 Tips Investasi Reksadana Bagi Pemula - Hai sobat UangMania, sebelumnya ada yang belum tau apa itu investasi? Investasi ialah suatu kegiatan menanamkan uang atau modal di dalam sebuah proyek atau perusahaan untuk mendapatkan sebuah keuntungan.

Hampir mirip dengan menabung. Investasi ini tidak akan langsung sekaligus kita mendapatkan keuntungan nya. Investasi seperti halnya kita menanam padi dari proses awal hingga si padi tumbuh lalu siap panen.

Begitu juga investasi yang tidak instan, kita harus menunggu dan kita akan memperoleh hasilnya dari apa yang telah kita lakukan di masa lalu.

Seperti kita yang telah berusaha merawat padi hingga padi itu tumbuh, dan kita akan menikmati hasilnya berupa panen. Seperti pepatah siapa yang menanam akan menuai hasilnya.

Lalu bagaimana dengan kata kata orang mengenai investasi itu membahayakan? Banyak investasi-investasi bodong dan lain sebagainya? Tenang, baik investasi maupun menabung atau yang lain-lain tentunya memiliki resiko.

Misal kan HP Android Anda akan mengalami pecah layar atau bahkan rusak bila terjatuh dari tempat yang agak tinggi. Resiko itu akan bisa Anda minimalisir kerusakan nya jika Anda memasang temperred glass dan softcase atau hardcase pada HP Anda.

Begitu juga investasi, jika Anda sudah mencari referensi sana sini, mengetahui secara matang perusahaan yang Anda tuju, niscaya investasi ini sangat menguntungkan terlebih bagi perusahaan perusahaan yang omset nya berkembang, tentu pendapatan Anda juga berkembang. Begitu kurang lebih nya.

Apa Itu Reksadana?

Lalu, apakah investasi reksa dana itu? Reksadana tidak jauh beda dengan menabung. Sebagai wadah yang menampung investasi penanaman modal demi mendapatkan keuntungan sesuai apa yang telah kita tanam.

Terdapat unsur unsur penting dalam pengertian dari Reksadana itu sendiri:

Reksadana ialah kumpulan dari dana dan investor
Diinvestasikan dengan instrumen investasi
Reksadana itu sendiri dikelola oleh Manajer Investasi
Reksadana merupakan instrumen jangka panjang dan jangka menengah

Jenis-Jenis Reksadana

Ada beberapa jenis jenis reksadana, di antaranya:

Reksadana saham
Di dalam reksadana saham ini reksadana melakukan investasi sekarang kurang nya 80 persen dari portofolio dalam efek bersifat saham. Di dalam reksadana saham ini juga memiliki potensi pertumbuhan investasi daripada yang lain, tetapi reksadana ini memiliki resiko yang paling besar juga.

Reksadana campuran
Reksadana campuran perbandingan nya tidak termasuk ke dalam reksadana saham dan reksadana pendapatan tetap. Reksadana campuran investasi nya adalah efek ekuitas dan efek hutang. Pertumbuhan investasi campuran lebih besar daripada reksadana pendapatan tetap. Akan tetapi, tetap lebih kecil daripada reksadana saham.

Reksadana pendapatan tetap
Reksadana pendapatan tetap ini berbanding terbalik dengan Reksadana saham, investasi nya sama sekurang kurang nya 80 persen namun pengelolaan ke dalam efek yang bersifat hutang. Resiko investasi dari reksadana pendapatan tetap yang cukup tinggi membuat nilai return nya juga semakin tinggi ketimbang reksadana pasar uang. Akan tetapi tetap lebih rendah ketimbang reksadana saham.

Reksadana pasar uang
Reksadana ini melakukan investasi 80 persen pada efek hutang yang memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun seperti mislanya deposito. Reksadana pasar uang ini memiliki resiko yang paling rendah begitu juga returnya juga terbatas.

Reksadana index
Reksadana yang berisikan index tertentu dan tidak bisa diperjual beli kan di bursa.

Manfaat Investasi Reksadana

Reksadana juga mempunyai manfaat yang membuatnya menjadi salah satu bentuk investasi yang menarik dan patut dicoba. Apa saja manfaat atau alasan yang membuat Reksadana tersebut menarik? Langsung cek aja!

Investasi reksadana ini dikelola oleh manajemen yang sudah profesional.
Diversifikasi investasi atau dalam artian dapat mengurangi resiko, karena resiko tersebut tidak bisa dihilangkan. Dengan artian resiko nya tidak akan sebesar resiko bila seorang individu akan membeli saham.
Informasi nya jelas. Semua keuntungan, modal investor harus lah diberitahukan kepada sang investor agar nantinya pihak investor dapat memantau perkembangan dari investasi tersebut.
Sesuai dengan peraturan yang telah dibuat, reksadana akan mempermudah pihak pihak investor.
Biaya transaksi akan lebih rendah ketimbang investor melakukan transaksi lewat bursa.

8 Tips Investasi Reksadana Bagi Pemula

Apabila Anda ingin menjadi investor dari investasi Reksadana ini, tapi khawatir karena masih bisa dibilang "newbie". Tenang, berikut akan ada tips tips investasi reksadana bagi para pemula. Apakah itu? Langsung cek aja!

1. Kenali apa itu reksadana
Seperti apa yang sudah dijelaskan di atas tadi, Anda harus paham apakah itu reksadana dengan begitu Anda akan mudah untuk mengikuti nya.

2. Pahami cara kerja dari reksadana tersebut
Setelah itu cari tahu dan pahami gimana reksadana itu bekerja. Jika Anda menanam modal segini, berapa yang akan Anda peroleh untuk kemudian hari. Tentunya ini akan mempermudah Anda juga.

3. Tentukan apa tujuan Anda investasi
Anda harus memahami apakah tujuan Anda untuk investasi. Apakah untuk menabung demi kepentingan hari tua atau yang lainnya. Dan kenapa alasan Anda memilih reksadana bukan yang lainnya. Pikirkan secara matang berapa kah investasi yang akan Anda tanamkan? Untuk jangka waktu panjang atau jangka waktu yang pendek? Percuma juga Anda melakukan investasi jika tidak ada tujuan yang jelas.

4. Cari tahu jenis jenis reksadana
Seperti yang sudah tertera di atas kenali jenis jenis dari reksadana tersebut. Kemudian pilihlah untuk menginvestasikan kedalam instrumen yang relatif aman ini.

5. Tentukan jangka waktu investasi nya
Dalam melakukan investasi reksadana ini memiliki jangka waktu yang berbeda beda ada yang 1-3 tahun, ada juga dari 3-5 tahun, bahkan ada juga yang sampai lebih dari 5 tahun. Sesuaikan jangka waktu tersebut dengan jenis jenis reksadana tadi. Apakah yang cocok untuk Anda.

6. Langkah langkah investasi Reksadana
Pilihlah jenis reksadana yang akan Anda pakai. Karena ini sangatlah penting. Sesuaikan dengan keinginan anda berdasarkan hasil dan resiko resiko yang akan diterima nantinya. Langkah selanjutnya, pilih produk reksadana yang akan Anda pilih. Cari tahu dan rekam jejaknya selama 3 tahun terakhir apakah reksadana tersebut memiliki keuntungan yang konsisten atau sebaliknya. Dengan begitu Anda akan tahu jika nantinya Anda pasti tidak akan mengalami yang namanya rugi.

7. Pastikan lah investasi tersebut memiliki izin
Maraknya investasi investasi bodong yang ada, membuat para investor takut untuk menanamkan modalnya karena takut "Untung tidak, rugi iya". Reksadana merupakan salah satu investasi yang legal karena telah memiliki izin dari OJK. Sehingga atas dasar ini reksadana bisa dipercaya kebenarannya. Manajer investasi nya pun juga harus memiliki izin. Maka dari itu, silahkan cek dahulu perizinan tersebut. Jika Anda merasa kurang puas, Anda bisa menolak untuk investasi demi kebaikan Anda.

8. Baca dengan teliti prospektus reksadana
Prospektus bisa dibilang sebagai buku panduan yang akan memuat segala informasi dari investasi tersebut. Baca dengan teliti, jika Anda merasa bingung alangkah baiknya Anda bertanya agar Anda dapat melakukan investasi dengan aman dan nyaman.

Itulah 8 Tips Investasi Reksadana Bagi Pemula yang dapat UangMania share buat Anda. Semoga dapat bermanfaat ya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar