Skip to main content

Tips Pengajuan KPR BTN

Halo sobat UangMania, kali ini kita akan membahas mengenai Kredit Perumahan khususnya KPR BTN. Jadi bagi Anda yang akan mengajukan KPR di Bank BTN ini sebaiknya ikuti tips-tips yang akan uraikan di bawah ini ya.

KPR BTN adalah salah satu layanan Kredit Perumahan yang paling populer di Indonesia. Karena sangat banyaknya pengajuan Kredit Perumahan pada bank BTN sehingga imej bank BTN pun menjadi Bank yang khusus sebagai tempat pengajuan KPR sejak tahun 1976. Pilihan produk kredit rumah yang beragam dan juga tawaran bunga kredit yang menarik membuat banyak orang berminat mengajukan KPR di bank BTN,

Namun walau bank BTN berfokus pada pemberian kredit perumahan, banyak juga pengajuan KPR BTN yang ditolak oleh bank BTN. Sebenarnya pengajuan KPR sama ketatnya dengan pengajuan KTA. Walaupun pada pengajuan KPR sudah ada agunannya berupa rumah yang akan dibeli oleh debitur, hal tersbut tidak menjamin permohonan KPR dapat disetujui begitu saja.

Jenis-Jenis Kredit Perumahan yang ditawarkan oleh Bank BTN

1. KPR BTN Platinum

KPR Bank BTN Platinum ini merupakan produk pinjaman Bank BTN yang ditujukan untuk Anda yang akan membeli rumah dari non-developer atau developer, baik itu berupa rumah siap huni, rumah baru, rumah seken, indent, dan juga take over kredit dari bank lain. Dengan tenor atau jangka waktu sampai 25 tahun dan dengan memberikan suku bunga yang, kompetitif, serta dilindungi auransi jiwa dan kebakaran.

2. KPR BTN BP2BT

KPR Bank BTN BP2BT adalah bentuk kerja sama antara Bank BTN dan PUPR (Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Dalam KPR ini, pemerintah memberikan dana subsidi RP 32,4 juta  untuk masyarakat yang memiliki tabungan pembelian rumah di Bank BTN. Pada KPR ini syarat down payment atau uang muka sebesar 5 persen dengan jangka waktu tenor atau pelunasan cicilan 20 tahun, dengan gratis asuransi dan PPN.

3. KPR BTN Subsidi

KPR Bank BTN Subsidi ini memiliki tujuan  yang sama dengan KPR BP2BT. yaitu untuk membantu masyarakat agar bisa memiliki rumah sendiri, hususnya untuk masyarakat yang bepenghasilan rendah. Dengan down payment atau uang muka 1 persen dengan jangka waktu tenor atau pelunasan cicilan selama 20 tahun. Dan bagi yang membeli rumah tapak akan mendapatkan bantuan uang muka Rp 4 juta, serta gratis premi asuransi dan PPN.

4. KPR BTN Mikro

KPR Bank BTN Mikro ini bisa menjadi pilihan yang pas untuk Anda yang bekerja di sektor informal. Anda bisa membeli rumah, renovasi rumah, membangun rumah, atau membeli lahan dengan menggunakan dana dari KPR ini. Dengan sistem pembayaran bulanan, mingguan ataupun harian. Tenor atau jangka waktu pelunasan KPR ini cukup singkat 10 tahun, dangan maksimal kreditnya sampai Rp 75 juta  dan uang muka 1 persen dan mengenai suku bunga nya, Anda bisa datang ke kantor Bank BTN untuk menanyakan langsung atau bisa melalui Call center BTN.

4 Tips Pengajuan KPR BTN agar Lolos Diterima

Terdapat tips-tips agar pengajuan KPR Bank BTN Anda dapat diterima yaitu sebagai berikut.

1. Ajukan KPR Bank BTN dengan nilai cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan Anda

Bagi Anda yang mengajukan nilai KPR yang cukup besar, maka pastikan bahwa hasil perhitungan besaran cicilan yang akan Anda tanggung masih kurang atau maksimal sebesar 30% dari penghasilan atau gaji Anda. Apabila cicilan KPR yang Anda ajukan ternyata melebihi 30% dari gaji atau penghasilan Anda, maka tentu permohonan kredit Anda sulit untuk dapat disetujui.

2. Perbesar jumlah DP (Down Payment) Anda atau kalau tidak memungkinkan maka carilah rumah yang lebih murah

Jika dalam perhitungan cicilan KPR ternyata nilainya tidak dapat disetujui oleh Bank BTN, maka solusinya adalah Anda perlu untuk menambah jumlah Down Payment (DP). Namun apabila bagi Anda tidak memungkinkan untuk menambah jumlah DP, maka solusinya adalah dengan mencari rumah lain yang harganya lebih rendah.

3. Tambahkan penghasilan suami atau istri Anda dalam form sumber penghasilan

Apabila cicilan kredit KPR BTN Anda melebihi 30% dari gaji sehingga tidak dapat disetujui oleh Bank BTN, maka solusi lainnya adalah dengan menambahkan penghasilan pasangan Anda dalam form jumlah pemghasilan. Hal ini tentu akan menambah nilai cicilan yang mampu Anda tanggung secara keseluruhan sehingga nilai cicilan KPR tidak melebihi 30% dari gaji Anda.

4. Pastikan bahwa Anda tidak memiliki catatan hitam (atau blacklist) dalam kredit di perbankan sebelumnya

Pada banyak kasus penolakan permohonan KPR BTN yaitu disebabkan karena adanya catatan saat dilakukan BI Checking. Riwayat kredit Anda sebelumnya akan mempengaruhi nilai kolektibilitas Anda sehingga akan menjadi pertimbangan bagi Bank BTN untuk menyetujui atau tidak menyetujui permohonan KPR Anda. Jadi usahakan dalam setiap pengajuan kredit bahwa Anda selalu membayar cicilannya tepat waktu.

Itulah 4 Tips Pengajuan KPR BTN agar Lolos Diterima. Semoga dapat bermanfaat buat sobat UangMania ya..
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar